You are here Marketing and Advertising 4 Cara Melakukan Presell Pada Blog

4 Cara Melakukan Presell Pada Blog

Beritahu Teman Anda Tentang Web Ini Print Download artikel ini dalam format PDF

Selain melakukan presell lewat taktik menjual melalui blog yang saya jelaskan di artikel terdahulu, anda juga saya anjurkan untuk membuat landing page khusus. Ini juga merupakan cara anda melakukan presell terhadap pengunjung anda. Dalam landing page tersebut, satu-satunya link yang boleh anda pasang hanyalah link afiliasi atau produk anda yang langsung menuju ke halaman pemesanan (order).

Tapi sebelumnya mungkin saya akan jelaskan lebih lengkap tentang presell. Presell adalah aktivitas yang membuat para pengunjung mengatakan “Ya saya mau membeli sekarang...”. Kalau itu yang mereka katakan, bisa dikatakan halaman presell anda berhasil.

Patut ditekankan pula bahwa preselling itu bukan penjualan. Ini hanyalah cara membawa calon pembeli anda menuju ke kondisi siap membeli. Contoh dalam dunia nyata. Misalkan anda membeli handphone baru dan menunjukkannya pada teman anda, berarti anda sedang melakukan presell. Dan kalau sampai mereka memiliki ketartarikan untuk membeli berarti presell anda berhasil.

Dalam semua aspek kehidupan, sebetulnya sering sekali kita melakukan presell. Misalkan contoh lainnya, saat kita menawarkan suatu usulan dan usulan itu diterima oleh teman anda, berarti presell anda berhasil.

Itulah mengapa pressell sangat penting. Dengan melakukan presell secara efektif, anda bisa mendapatkan:

1. Meningkatnya jumlah penjualan dari link afiliasi anda.
2. Menghilangkan keraguan pada pikiran prospek
3. Dan meyakinkan konsumen agar segera ORDER.

Nah, agar presell anda berlangsung efektif, ada 4 komponen yang perlu anda perhatikan. Keempat komponen ini wajib ada pada sales letter anda.

Headline. Headline adalah penyedot perhatian pertama pengunjung. Ya, headline itu yang tampil di awal, berukuran besar agar langsung menarik perhatian pengunjung. Headline juga harus tak membosankan agar mereka tak langsung menutup halaman blog anda.

Keuntungan. Ini juga komponen peting yang mendorong mereka tertarik. Mereka yang selalu bertanya “apa gunanya produk ini untuk saya” akan menemukan jawabannya pada keuntungan-keuntungan yang anda tampilkan ini. Biasanya keuntungan ini dituliskan dalam bentuk daftar (bullet). Namun bisa juga dimodifikasi dalam bentuk tulisan yang lebih panjang.

Bukti. Ya, mereka butuh bukti kalau produk yang anda pasarkan berhasil. Untuk itu anda bisa minta testimoni dari para member yang membeli dari link anda. Bukti tersebut akan makin menguatkan sales letter anda.

Perintah pembelian. Ini bagian closing pada sales letter anda. Anda minta mereka untuk segera mendaftar. Perintah ini penting. Sebab banyak orang yang baru akan ORDER kalau diperintah. Nah pastikan juga link yang anda pasang adalah link afiliasi atau produk anda.

Yang juga penting diingat dalam landing page anda itu, gunakan kalimat yang bercakap-cakap. Seperti anda tengah berbincang dengan teman anda. Sebanyak mungkin pakai kata seperti “Anda” dan “Saya”.

Dan hilangkan link-link yang sama sekali tak ada hubungannya. Karena hanya 2 hal yang anda inginkan dari pengunjung, yaitu:

1. Mereka mengklik link afiliasi anda
2. Mendaftar di opt-in list anda

Jika mereka tak melakukan kedua hal tadi, ijinkan mereka pergi dengan tenang dari landing page anda. ?