Saran pertama saya bagi Anda yang memiliki produk dan ingin memasarkan produknya melalui internet:
Cari tahu terlebih dahulu, berapa besar 'keinginan pasar' atau 'market demand' terhadap barang yang hendak Anda jual dengan cara yang telah saya uraikan pada artikel sebelumnya:
Pertama, Anda kunjungi:
http://www.freekeywords.wordtracker.com
Tips: Untuk hasil maksimum, ketikkan nama produk Anda atau target market yang berhubungan dengan produk Anda dalam bahasa Inggris.
Lakukan penelitian, berapa besar keinginan pasar terhadap barang Anda.
Jika banyak, ini berarti berita bagus! Anda tinggal mengembangkannya dan Anda harus membuat sebuah web site dulu dan naskah web yang menjual.
Sebaliknya, bila produk Anda ternyata tidak memiliki peminat, Anda masih bisa melakukan sesuatu!
Satu hal yang membuat internet luar biasa bagi saya adalah, meski kadang-kadang produk yang hendak kita jual itu ternyata tidak ada atau mungkin lebih tepat bila saya katakan "belum" ada, maka kita BISA "menciptakan" sebuah target market baru dengan kekreatifan kita!
Contoh: Misalnya saja saya memiliki pabrik wayang!
Saya mau menjual "wayang" saya lewat internet. Setelah saya melakukan riset pasar, ternyata sedikit sekali orang yang mencari wayang di internet, karena banyak orang asing yang belum tahu tentang wayang. Apakah dengan begitu saya akan menyerah dan lalu menutup pabrik wayang saya? Tentu tidak! Kalau begitu, bukan pebisnis namanya!
Seorang pebisnis dituntut untuk selalu berfikir kreatif. Dan untuk menjadi kreatif, dituntut untuk selalu berlatih.
Seseorang bisa menjadi kreatif pada saat dia -paling tidak- mau mulai untuk menyisihkan sedikit waktunya untuk berpikir apa yang harus dia lakukan untuk menyelesaikan suatu masalah.
Semakin otak kita dilatih untuk terus berpikir kreatif, semakin kekreatifan kita terasah. Dan siapa tahu dengan berputarnya waktu, juga dengan pengalaman, latihan, serta trial & error, Anda bisa jadi seorang 'creative genius'.
Okay, sekarang saya adalah seorang pedagang wayang yang ternyata mengetahui tidak banyak orang mencari wayang saya di internet, lalu apa yang akan saya lakukan?
Seperti yang saya katakan di atas, saya dituntut untuk menciptakan sebuah target market sendiri untuk menjual wayang tersebut.
Pertama yang harus kita lakukan adalah tentukan SIAPA target market kita. Jangan kita berpikir 'pokoknya semua orang adalah target market saya'. Itu salah. Tidak semua orang akan jadi target market kita.
Kita harus berfikir lebih spesifik, siapa saja yang biasa tertarik pada produk atau layanan kita? Siapa saja yang kira-kira suka akan wayang, atau wayang itu hubungannya dengan apa? Misalnya saja, wayang berhubungan dengan 'kebudayaan' (culture), kesenian (art), kepariwisataan (tourism), kerajinan tangan (handicraft), dan mungkin masih banyak lagi hubungan yang lain, tukang wayang lebih tahu
Nah, sekarang saya sudah punya 4 kata kunci utama (culture, art, tourism, handicraft) untuk target market kita berjualan 'wayang'. 4 Kunci utama tersebut sudah banyak peminatnya di internet. Sedikitnya ada ribuan peminat! Tinggal kelihaian kita bagaimana 'memperkenalkan' wayang pada 4 target market tersebut!
Misalnya saja kita akan 'membidik' target market orang yang suka akan 'handicraft'! Kita bisa membuat situs tentang 'Indonesian Handicraft'. Situs yang berisi tentang kerajinan-kerajinan Indonesia.
Kita jelaskan di situs kita, mulai dari macam-macam kerajinan, bahan kerajinan, daerah asal kerajinan, tips membuat kerajinan tangan, sampai akhirnya kita mengenalkan 'wayang' sebagai 'maskot' isi situs kita.
Bukan tidak mungkin, dengan membidik target market yang lain pada awalnya, kita akan membuat target market baru, seperti 'wayang' misalnya!
Selamat mencoba
Tips Bagi Yang Telah Memiliki Produk Sendiri Dan Ingin Memasarkannya Melalui Internet


afrikaans
albanian
arabic
belarusian
bulgarian
catalan
chinese
chinese simplified
chinese traditional
croatian
czech
danish
dutch
english
estonian
finnish
french
galician
german
greek
hebrew
hindi
hungarian
icelandic
indonesian
irish
italian
japanese
korean
latvian
lithuanian
macedonian
malay
maltese
norwegian
persian
polish
portuguese
romanian
russian
serbian
slovak
slovenian
spanish
swahili
swedish
tagalog
thai
turkish
ukrainian
vietnamese
welsh
yiddish 









